Sosialisasi Gerakan Sayang Ibu




Kecamatan Buntulia adalah salah satu bagian dari Kab. Pohuwato. wilayah yang memanjang dari Selatan Keutara ini terdiri dari 7 Desa , untuk membantu serta mempermudah Masyarakat dalam menjangkau Sarana Kesehatan di Kec. Buntulia memiliki Fasilitas Kesehatan yang cukup memadai yaitu tersedianya Puskesmas Rawat Jalan, 4 Poskesdes, 1 Pustu & 1 Rumah Tunggu, dimana fasilitas kesehatan tersebut dimaksud ditangani langsung oleh Tenaga Kesehatan yang tinggal pada Fasilitas Kesehatan tersebut dimaksud, sehingga Masyarakat dapat dengan Mudah mendapatkan Pelayanan Kesehatan.
Akan tetapi tingkat kesadaran Masyarakat dalam memanfaatkan Fasilitas Kesehatan ini masih sangat Minim, terutama dalam hal Pemeriksaan Ibu Hamil serta Proses Kelahirannya. Pada Data Survey PHBS Tahun 2014 yang melaksanakan persalinan dibantu oleh tenaga keesehatn 72,49 % sedangkan dari bagian itu yang melaksanakan persalinan ke Fasilaitas kesehatan  50% sisanya persalinan terpaksa dilaksanakan dirumah dengan keterbatasan sarana prasarana. Kejadian tersebut dikhawatirkan akan memicu resiko terjadinya Kematian Ibu dan Bayi tidak dapat dihindari. Dari data yang dimiliki oleh TP PKK Kecamatan dan PKM Buntulia sampai tahun  2014 masih terjadi Kematian Ibu, Balita gizi kurang, kurangnya pemberian ASI eksklusif serta permasalahan lainnya yang butuh penanganan kerja sama oleh semua pihak.

SPIRIT OF IDEA
          Berdasarkan pengalaman diatas, maka atas Kesepakatan bersama beberapa Pengelola Program di Puskesmas yang memiliki keterkatian dengan Persolalan tersebut dimaksud serta pertemuan kemitraan Bidan dan Dukun Bersalin terciptalah Ide untuk membangun sebuah kesadaran Masyarakat dalam memaksimalkan pemanfaatan Fasilitas Kesehatan khususnya untuk Proses Pendataan, Pelacakan, Pemantauan, dan pemberian Perrhatian kepada Ibu Hamil, Proses Kelahirannya sampai pada perawatan Balita
Untuk mewujudkan hal tersebut maka TP. PKK Kecamatan Buntulia berkeinginan Melaksanakan “Sosialisasi GSI Tingkat Kecamatan Buntulia” Gambaran Kegiatan dimaksud Kami Tuangkan dalam Kerangka Acuan Kegiatan.
Kami sangat menyadari bahwa ide kami ini tidak akan terlaksanaa jika tidak mendapat dukungan dari Camat,kepala desa dan stekholder yang terkait.


KERANGKA ACUAN KEGIATAN
Sosialisasi GSI Tingkat Kecamatan Buntulia
Tahun 2015
I.      DASAR PELAKSANAAN
1)   UUD 1945
2)   UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009
3)   SPM Bidang Kesehatan Tahun 2015
4)   MDG’s 2015
5)   PDBK 2013
6)   DIPA Dinas Kesehatan Kab. Pohuwato Pada kegiatan kemitraan Asuransi Kesehatan Masyarakat (01) Nomor Tg. DPA-SK : 1.02.01.28.01.5.2/24 Desember 2014

II.     TARGET dan SASARAN
a)    Terbentuknya Satgas GSI di Kecamatan Buntulia serta diseluruh Desa Se- Kec. Buntulia
b)   Terbentuknya Team Monev GSI di Kec. Buntulia
c)    Terciptanya kesadaran Masyarakat dalam memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Khususnya untuk Proses Persalinan,
d)   Adanya kerjasama yang real dan tertata antara berbagai elemen dalam mensukseskan GSI, yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama
e)    Terbagunnya Komitmen yang utuh Antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Petugas Kesehatan serta Masyarakat untuk mensukseskan GSI yang aplikasikan diterbitkannya PERDES mengenai Pemanfaan Tenaga dan Fasilitas Kesehatan dalam Proses Persalinan.

III.   PESERTA
Rencana Peserta berjumlah 109 orang sbb:
1)   Camat Buntulia
2)   Kapolsek Buntulia
3)   Ketua TP. PKK Kecamatan Buntulia
4)   Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Buntulia
5)   Kepala Puskesmas Buntulia
6)   PLKB kecamatan Buntulia
7)   Bidan Koordinator PKM Buntulia
8)   Pengelola Promkes / Pemberdayaan Masyarakat PKM Buntulia
9)   Bidan Desa ( 7 orang )
10)               Pengurus TP. PKK  Kecamatan Buntulia ( 7 orang )
11)               Kepala Desa se Kecamatan Buntulia ( 7 Orang )
12)               Pengurus TP. PKK sekecamatan Buntulia ( 4 org / Desa; 28 orang )
13)               Dukun beranak se kecamatan Buntulia ( 10 Orang )
14)               Kader Kesehatan kecamatan Buntulia (35 orang )
15)               Tokoh Masyarakat ( 7 Orang )

IV.   NARASUMBER
1.   Camat Buntulia
2.   Ketua Pokja IV Kab. Pohuwato
3.   Kepala Puskesmas PKM Buntulia
4.   Ketua TP. PKK Kecamatan Buntulia
5.   Pengelola Promkes & Bidan Koordinator PKM Buntulia

V.    TEMPAT DAN WAKTU
Aula Kantor Camat  Buntulia Hari Kamis tanggal  16 Juni  2015  pukul 08.00 s.d selasai wita.


VI.   PROSES PERTEMUAN
1)   Pembukaan
2)   Sosialisasi GSI
3)   Penandatangan Perjanjian Kerja Sama GSI
4)   Pembentukan Satgas GSI dan Team Monev GSI tingkat Kec. Buntulia
5)   Pembuatan Rencana Kerja Satgas dan Team Monev

VII. RENCANA ANGGARAN
Rencana Angaran sebagaimana terlampir

VIII.      IMPLEMENTASI dan APLIKASI
1)   Tersosialisasinya GSI dan Hasil Pertemuan ke Masyarakat dengan cara Pembuatan Baliho Perjanjian Kerjasama
2)   Terbitnya PERDES Pemanfaatan Tenaga Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan dalam Proses Persalinan dalam kurun waktu 3 bulan sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama
3)   Optimalisasi Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Khusus Penanganan Ibu Hamil dan Persalinan, yaitu :
a)    Tersedianya Call Centre Ibu hamil dan melahirkan yang Online 1 x 24 jam
b)   Terbentuknya Team Khusus yang terdiri dari Bidan on time siap diterjunkan membantu persalinan oleh bidan Desa
c)     
4)   Terbangunnya Komitmen dengan Dukun Bersalin untuk mensupport Program GSI, dengan cara mengarahkan Ibu Hamil dan melahirkan ke Fasilitas Kesehatan, tanpa mengurangi Pendapatan Dukun Bersalin
5)   Membuat Bank Bumil (Bank Ibu Hamil), yaitu menyediakan Rekening Khusus yang digunakan untuk optimalisasi Tabulin yang transparan, sebab rata-rata Ibu Hamil tidak memiliki/tidak disediakan Dana Persalinan baik oleh suami, orang tua, atau keluarga, sehingga jika terjadi kejadian yang harus mengeluarkan anggaran, Ibu Hamil tersebut tidak memiliki dana yang tersedia. Dan ini yang menyebabkan keinginan untuk menggunakan/memanfaatkan Tenaga dan Fasilitas Kesehatan terhambat.

IX.  PENUTUP
Demikian Kerangka Acuan Kegiatan GSI tingkat kecamatan Buntulia Tahun 2015 kiranya beroleh perhatian dari berbagai pihak terkait untuk bisa direalisasikan demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar